Home Traveler's Note Sanur dan Sunrise, Dua Kata Yang Susah Dipisahkan

Di mana tempat yang bagus untuk berburu sunrise di Pulau Bali??

Jawabannya pasti bermacam-macam, tapi mungkin tempat paling mainstream untuk berburu foto sunrise di Pulau Bali adalah.. Pantai Sanur! Ya, memang Pantai Sanur dan Sunrise adalah dua hal yang hampir tidak bisa dipisahkan, kayak kentang goreng sama minyak.

Sejarah Pantai Sanur

Menurut Sejarah Bali kuno, keindahan Pantai Sanur ternyata udah terkenal sejak jaman dulu. Sebagai bukti, Keindahan panorama di Pantai Sanur tercantum dalam sebuah Prasasti Raja Kasari Warmadewa. Prasasti tersebut terdapat di daerah Blanjong tepatnya di bagian selatan Pantai Sanur.

Sejarah berlanjut, Pantai Sanur mulai dikenal di dunia internasional berkat jasa A. J. Le Mayeur, seorang pelukis yang berasal dari Belgia yang datang ke Bali pada tahun 1932. Keindahan Pantai Sanur membuatnya terkesima sehingga dirinya memutuskan untuk menetap disana dan mendirikan sanggar lukis. Tidak hanya itu, Dirinya akhirnya juga menikah dengan salah satu gadis Bali bernama Ni Nyoman Pollok, seorang penari legong terkenal yang pernah menjadi model lukisannya. Melalui lukisan Le Mayeur akhirnya Pantai Sanur mulai dikenal oleh dunia.

IMG_20150311_090753

Lokasi Pantai Sanur

Pantai Sanur berjarak sekitar 6 km dari pusat kota Denpasar, dapat dicapai dengan kendaraan pribadi seperti mobil atau sepeda motor. Sedikit catatan, mencari rental motor di sekitar Pantai Sanur tidak semudah seperti di wilayah Kuta. Pengalaman saya kemaren, beberapa rental motor yang kami datangi tidak berkenan menyewakan sepeda motornya dengan beberapa alasan. Ada sih yang mau nyewain, tapi dengan syarat harus ninggalin jaminan KARTU KELUARGA. Haloooo…. Siapa di sini yang waktu traveling selalu bawa KK? Bahkan, dengan jaminan KTP asli temen saya yang notabene penduduk Bali asli pun tidak dikasih, fyuuuh… (pembaca mohon jangan salah sangka, kami tidak memiliki tampang residivis kok)

Alternatifnya, Pantai Sanur bisa dijangkau dari Kuta dengan waktu tempuh normal sekitar 15-30 menit. Usahakan pukul 05.00 WITA sudah tiba di Pantai Sanur jika ingin maksimal menangkap momen indahnya matahari terbit di tempat ini.

And, This is Our Story, Hunting Sunrise in Sanur

Sekitar pukul 03.00 WITA, kami sudah sampai di Sanur. Rajin kan? enggak, itu mah kepagian namanya. Sampai di sana Sanur masih gelap dan sepi, hanya sesekali terdengar deburan ombak membentur karang yang memecah kesunyian dan lamunan akan memori tentangmu yang sekarang telah menjadi miliknya…

*SKIP* *SKIP* *SKIP* *KEBURU GALAU* SKIP*

Menjelang Pagi, wisatawan pun mulai berdatangan. Ada yang sengaja datang untuk berburu foto sunrise, namun ada juga yang datang hanya untuk sekedar menikmati suasana Pantai Sanur di kala pagi, Kami? gak mau ketinggalan dong buat nangkep momen matahari muncul dari balik garis cakrawala di tempat seindah ini. Gak tiap hari kan bisa liat sunrise di Sanur? Dan menjelang matahari terbit kami pun mulai sibuk dengan peralatan tempur masing-masing.

Peralatan perang mulai disusun untuk berburu sunrise

Peralatan perang mulai disusun untuk berburu sunrise

Setelah puas bergumul dengan kamera dan gadget, kami pun ngaso sejenak di pinggir pantai Sanur. Matahari mulai meninggi dan menyoroti tubuh kami yang belum mandi sejak kemaren pagi..

Serius, di sini kami telah melewati 24 jam tanpa mandi

Serius, di sini kami telah melewati 24 jam tanpa mandi

Semua hanya untuk mendapatkan momen seperti ini..

Hasil tangkepan DSLR, credit buat saudari Mia

Hasil tangkepan DSLR, credit buat saudari Mia

Yang ini, dari HP saja. Tks buat wall-e yang selalu setia nemeni saya ngetrip

Yang ini dari kamera HP saja. Tks buat wall-e yang selalu setia nemeni saya ngetrip

Siluet seorang pemancing, hasil tangkepan kamera mirrorless. Credit buat Pakdhe Yefta

Siluet seorang pemancing, hasil tangkepan kamera mirrorless. Credit buat ‘Pakdhe’ Yefta

Once upon a time in Sanur, masih dari kamera 'Pakdhe' Yefta

Once upon a time in Sanur, masih dari kamera ‘Pakdhe’ Yefta

Ada satu hal lagi yang sayang untuk dilewatkan di Sanur, yaitu Warung Makbeng. Warung yang hampir tidak pernah sepi pembeli ini memiliki menu spesial, Sup kepala kakap dipadukan dengan kakap goreng dan nasi. Soal rasa gak usah ditanyakan, pembeli yang selalu ramai menjadi bukti kelezatannya.

Menu Andalan Makbeng, manjain lidah banget

Menu Andalan Makbeng, manjain lidah banget

And That’s my story about Sanur, how about yours?

Leave a Reply