Home Kuliner Inilah 5 Rekomendasi Pantai di Jogja Untuk Kuliner Seafood

Tujuan setiap orang saat pergi ke pantai berbeda-beda. Ada yang ingin main air, mau romantis-romantisan bareng pasangan, seru-seruan bareng temen, piknik bareng keluarga, menggalau sendirian di tepi tebing (please don’t), atau sekedar ingin menikmati kuliner seafood. Untuk yang saya sebutkan terakhir, akan saya bahas khusus dalam postingan kali ini. Lebih khususnya, saya akan membahas beberapa pantai di Jogja yang bisa menjadi tujuan kuliner, terutama bagi para pecinta seafood. Kenapa Jogja? Ya karena tempat ini merupakan tanah kelahiran saya. Jadi disini, pantai yang saya rekomendasikan untuk kuliner adalah berdasarkan pengalaman saya sendiri, which is very subjective based on my own point of view.

Sebagai informasi tambahan, pantai-pantai yang tidak saya sebutkan disini bukan berarti tidak menjual seafood. Hampir semua pantai-pantai yang ramai di Jogja terdapat penjual seafood. Namun dalam tulisan ini, saya hanya akan menuliskan 5 Pantai yang menjadi tujuan kuliner terbaik di Jogja versi jarangpanas.

1. Pantai Indrayanti

Pantai ini sebenarnya memiliki nama resmi Pantai Pulang Syawal. Jadi jangan heran kalau di plang-plang penunjuk jalan akan jarang kita jumpai penyebutan nama Pantai Indrayanti. Meskipun begitu, nama Pantai Indrayanti lebih familiar di kalangan wisatawan. Bahkan Pantai ini diyakini merupakan pantai di Jogja yang paling menjadi tujuan para wisatawan saat ini.

pantai indrayanti

Salah satu restoran di Pantai Indrayanti

Terletak di pinggir jalan, kita langsung bisa melihat ramainya Pantai Indrayanti bahkan sebelum kita turun dari kendaraan. Pantai ini juga di support dengan tempat parkir yang luas sehingga memungkinkan untuk menampung banyak wisatawan dalam satu waktu.

Bukan cuma memiliki hamparan pantai yang luas nan indah, di sepanjang Pantai Indrayanti terdapat banyak tempat makan dan restoran yang menyediakan berbagai menu seafood, kita tinggal pilih mau makan dimana. Tempat makannya pun kebanyakan masih terletak di sekitar pinggiran pantai dan memiliki akses pemandangan langsung ke pantai. Hal ini tentunya dapat menambah selera makan. Dari segi kenyamanan dan masakan, tempat ini OK-lah. Namun dari segi harga, memang makanan disini agak berbau ‘harga tempat wisata’. Jika anda berasal dari kota dengan biaya hidup tinggi, seperti Jakarta misalnya, harga tersebut mungkin terasa wajar. Apalagi jika dikaitkan dengan tempatnya yang nyaman plus pemandangan laut yang menawan pula. Namun untuk orang lokal di sana, harga makanan di sini mungkin terasa agak mahal. Pasalnya, mereka terbiasa membandingkan dengan harga di pantai-pantai sekitaran lainnya, yang relatif lebih murah.

2. Pantai Baron

Jika Pantai Indrayanti adalah Pantai yang belum lama naik daun, Pantai Baron adalah kebalikannya. Pantai Baron sudah dikenal jauh sebelum pantai-pantai baru di Jogja bermunculan. Bersama dengan trio BKK (Baron, Kukup, Krakal), Pantai ini mungkin menjadi pesaing Pantai Parangtritis dalam hal perebutan titel pantai paling kondang di Jogja pada masanya dulu.

Begitu masuk ke halaman Pantai Baron, anda akan tahu kenapa saya merekomendasikan tempat ini sebagai tempat kuliner. Pasalnya sebelum menginjak Pasir Pantai Baron, anda akan melewati sekumpulan pedagang yang menjual berbagai macam barang dagangan seperti cindera mata, buah, baju, serta berbagai macam makanan hasil olahan laut. Di sebelah pinggir, berjajar warung-warung seafood yang menanti pelanggan. Nah, di sinilah kamu bisa memuaskan hasrat kuliner seafood sepuasmu. Ikannya dijamin segar, karena di Pantai ini juga terdapat Tempat Pelelangan Ikan (TPI).

Tempat Pelelangan ikan pantai baron

Kita bisa memilih sendiri ikan dan hasil laut lainnya

Meskipun harganya cenderung murah, namun saya sarankan sebelum memesan makanan, hendaknya anda menanyakan terlebih dahulu harga makanannya. Biasanya, seafood disini dijual secara kiloan. Harga sekilonya bisa berubah-ubah, sesuai dengan hukum permintaan dan hukum penawaran dalam ilmu ekonomi. Dimana saat musim panen ikan, harganya akan cenderung turun sedangkan harga biasanya juga akan naik pada musim liburan karena permintaan yang banyak (banyak wisawatan), sedangkan hasil tangkapan nelayan terbatas.

Sayangnya, warung makan di sini tidak menghadap laut langsung. Jika anda mendambakan makan santai sambil leyeh-leyeh menikmati pemandangan laut, maka di sini bukanlah tempatnya.

3. Pantai Ngrenehan

Di antara pantai-pantai di Gunungkidul yang berderet-deret, Pantai Ngrenehan mungkin bisa dibilang sebagai Pantai yang ‘diasingkan’ dari kawanannya. Pasalnya, bersama Pantai Ngobaran, jalur Pantai Ngrenehan memang terletak agak berjauhan dibandingkan dengan pantai-pantai lainnya. Untuk mencapai pantai ini, anda bisa melalui jalan Wonosari-Baron. Sesampainya di kawasan Pantai Baron, belok ke kanan dan terus ikutilah jalan menuju Pantai Ngrenehan.

Hasil laut Pantai Ngrenehan

Hasil laut Pantai Ngrenehan

Pantai Ngrenehan merupakan pantainya para nelayan. Di pinggiran pantai, kapal-kapal nelayan diparkir dengan rapi dan sewaktu-waktu siap digunakan untuk mengarungi Samudra. Di sekitar Pantai Ngrenehan, banyak terdapat penjual olahan hasil laut,halnya seperti layaknya di Pantai Baron. Bedanya, disini suasananya lebih sepi dan sederhana. Auranya pun agak berbeda dengan pantai lainnya yang berorientasi untuk memanjakan wisatawan, pantai ini memiliki ‘jualan ikan oriented’ alias spesialisasinya memang sebagai tempat untuk mencari ikan segar, dan tentunya murah. Nah, bagi kamu yang mau membeli ikan segar untuk dibawa pulang atau menyantap hasil ikan yang masih segar dengan harga yang lumayan miring, disini mungkin adalah tempat yang tepat.

4. Pantai Sepanjang

Saya merekomendasikan tempat ini sebenarnya bukan karena tempat ini menonjol dan tersohor karena seafood-nya. Meskipun sebenarnya disini juga banyak penjual seafood, serta banyak terdapat saung-saung di pinggir pantai untuk menyantap seafood tersebut. Saya merekomendasikan Pantai Sepanjang sebagai salah satu tempat kuliner seafood karena di sini terdapat Kampung Lobster.

salah satu menu di kampung lobster pantai Sepanjang

salah satu menu di kampung lobster pantai Sepanjang

Di Kampung Lobster ini, terdapat pembudidayaan lobster yang diletakkan di kolam-kolam buatan. Lobster tersebut nantinya dapat dikonsumsi, sehingga tentunya masih segar pada saat dimasak. Lobster memang identik dengan harganya yang mahal, dibandingkan dengan olahan seafood lainnya. Namun di tempat ini, kita bisa mencicipi lobster dengan harga yang relatif lebih miring, terutama jika dibandingkan dengan harga lobster di restoran.

5. Pantai Depok

Empat Pantai yang saya sebutkan sebelumnya terletak di Kabupaten Gunungkidul. Pantai Depok adalah satu-satunya pantai di list ini yang berada di luar kabupaten yang memiliki puluhan pantai tersebut. Pantai Depok terletak di Kabupaten Bantul, terletak sebelum Pantai Parangtritis dan berada searah dengan Gumuk Pasir Parangkusumo.

Di kalangan masyarakat Jogja sendiri, Pantai Depok sudah tidak asing lagi terutama bagi para pecinta seafood. Pantai ini memang selalu diasosiasikan dengan kuliner seafood. Begitu sampai di parkiran, biasanya kita akan didatangi oleh ibu-ibu yang menawarkan warungnya untuk disinggahi. Sayangnya, saya tidak punya referensi warung mana yang sebaiknya anda pilih. Tidak masalah, hampir semuanya tidak mengecewakan. Mulai dari olahan ikan, kepiting, cumi, dan udang bisa anda dapatkan dalam keadaan segar dan harga yang cukup terjangkau.

Nyam.. Nyam.. Nyam… Makan Kepiting di pantai Depok

Warung makan di Pantai Depok biasanya buka hanya sampai sore, tapi pengalaman waktu saya sampai di sana selepas maghrib, masih ada beberapa warung yang buka dan masih mau melayani pesanan saya. Mereka mengaku berencana akan tutup sekitar pukul 7 malam. Beruntung bagi saya, masih bisa merasakan masakan kepiting saus tiram, nyam.. nyam..

1 reply to this post

Leave a Reply